Simalungun – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Simalungun berharap peringatan HUT Bhayangkara menjadi momentum bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pembenahan menyeluruh.
Terutama di wilayah hukum Polres Simalungun. Pembenahan perlu mencakup peningkatan profesionalisme, integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang adil dan transparan, hingga pemberantasan berbagai kasus Judi dan Narkoba.
Sekretaris Pemuda Katolik Kabupaten Simalungun, Liharman Sipayung menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polres Simalungun sejauh ini.
“Tentu sudah banyak yang dilakukan Polres Simalungun sejauh ini dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum. Kita memberikan apresiasi atas pengabdian tersebut.” Ungkapnya.
“Akan tetapi, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar kepercayaan publik terhadap institusi Polres semakin kuat” lanjutnya.
Salah satu pr yang masih belum tuntas yang disoroti adalah penanganan judi. Pemuda Katolik Komcab Simalungun menilai Polres Simalungun masih lambat dalam memberantas Judi.
Hal itu ditegaskan oleh Handi Sinaga selaku Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Simalungun.
“Polres Simalungun terkesan lambat dalam memberantas Judi di Kabupaten Simalungun. Terbukti dengan hasil investigasi kami di lapangan masih banyak Judi Tembak Ikan dan Togel berjalan bebas tanpa pengawasan seperti di wilayah hukum Polsek Pamatang Silimahuta-Saribudolok, Polsek Dolok Silau, dan Polsek Silau Kahean”, Ungkapnya.
“Maka dari itu kami meminta Polres Simalungun agar memberantas judi sampai ke akar-akarnya agar masyarakat percaya dengan kinerja polres dan slogan Polri untuk Masyarakat betul-betul nyata”, lanjutnya.


















