Madiun, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun merupakan salah satu institusi pendidikan vokasi di bawah naungan Kementerian Perhubungan yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang perkeretaapian dan transportasi.
Sebagai lembaga pendidikan, mencetak wisudawan yang mumpuni dan kompeten di bidangnya merupakan hal yang sudah sewajarnya dilakukan. Namun, tantangan yang lebih besar bagi setiap institusi pendidikan adalah bagaimana menyalurkan para lulusan tersebut agar dapat terserap di dunia kerja.
Hal inilah yang menjadi capaian membanggakan bagi PPI Madiun. Dari total 218 wisudawan yang diluluskan tahun 2026 , sebanyak 70 persen di antaranya telah langsung terserap ke dunia kerja, khususnya di sektor transportasi Perkerataapian baik dalam maupun luar Negri
Direktur PPI Madiun, Efendhi Prih Raharjo, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut saat ditemui di tengah acara Pelantikan Perwira kolaborasi tiga institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Perhubungan.
“Syukur yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT, 70 persen wisudawan kami langsung terserap dalam dunia kerja, dan 30 persennya masih dalam proses,” ungkap Efendhi
Ia menambahkan bahwa capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi PPI Madiun. Menurutnya, mencetak lulusan memang merupakan kewajiban setiap institusi pendidikan, namun memastikan para lulusan tersebut dapat terserap di dunia kerja adalah tantangan yang tidak mudah.
“Ini juga menjadi kebanggaan bagi kami. Mencetak wisudawan mungkin suatu keharusan bagi institusi pendidikan, namun menyalurkannya itu yang menjadi tantangan bagi dunia pendidikan,” tambahnya.
Saat ini, PPI Madiun terus berfokus dalam mempersiapkan dan membentuk taruna-taruni yang profesional, kompeten, dan siap menjawab berbagai dinamika serta permasalahan di dunia transportasi. Harapannya, para lulusan tidak hanya mampu berkiprah di dunia kerja, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.(Peter)


















